Pemeriksaan praoperasi penting untuk keselamatan operasi. Untuk menilai keamanan anestesi, dilakukan rontgen dada, elektrokardiografi, tes darah, dan pemeriksaan lain guna mendeteksi kemungkinan gangguan fungsi hati, jantung, ginjal, paru-paru, atau anemia. Hasilnya membantu menentukan apakah pasien aman menjalani operasi dan anestesi umum serta memberikan gambaran kondisi kesehatan secara menyeluruh.
Skrining kanker payudara dan pemeriksaan kelainan
Pasien yang belum menjalani skrining kanker payudara perlu diperiksa sebelum operasi untuk memastikan tidak ada kelainan. REAL mengutamakan keselamatan, sehingga langkah ini tidak dilewati meskipun menambah proses. Pemeriksaan dapat diselaraskan dengan jadwal operasi di rumah sakit mitra terdekat.
Diseksi minimal, implan tepercaya, dan tim spesialis bedah payudara yang sangat berpengalaman
Pasien menandatangani persetujuan tindakan, memahami sepenuhnya petunjuk pascaoperasi, dan kembali berkonsultasi dengan direktur medis untuk mengonfirmasi rencana sebelum operasi. Tindakan dilakukan di bawah arahan dokter bedah plastik senior dengan pengalaman lebih dari sepuluh tahun dalam operasi payudara, sementara tim anestesi khusus memantau seluruh proses secara langsung.
Setelah operasi, pasien menerima perawatan intensif di ruang pemulihan hingga kondisinya benar-benar stabil. Rawat inap diatur bila diperlukan. Sistem keselamatan REAL diterapkan selama pemulihan dengan pengawasan berkelanjutan dari dokter anestesi, perawat, dan tim medis.
Setelah pulang, REAL menyediakan rencana pemulihan pribadi untuk membantu mengurangi bengkak dan mendukung pemulihan melalui tindak lanjut yang teliti.
- 01
- Pemeriksaan praoperasi
- 02
- 03
- 04
- Pemulihan pascaoperasi dan rawat inap
- 05
- Perawatan setelah pulang